Penggunaan smartphone memang bukan hal asing lagi di Indonesia. Karena masyarakat dari berbagai kalangan ekonomi sudah familiar dengan teknologi smartphone. Salah satu yang paling populer adalah handphone iPhone yang canggih dan futuristik.

Bahkan kini penggunaan smartphone juga sangat akrab dengan anak-anak. Padahal proses pengenalan smartphone kepada anak harus dilakukan dengan cara yang tepat. Anda wajib menguasai beberapa cara berikut ini supaya anak Anda mengenal teknologi gadget secara tepat guna:

Usia yang Tepat untuk Memperkenalkan Smartphone

Usia anak yang paling ideal untuk memperkenalkan smartphone yaitu sekitar 3 tahun. Ketika anak-anak sudah mulai memasuki usai pra sekolah. Pada usia tersebut, anak membutuhkan stimulasi khusus untuk mendukung tumbuh kembangnya. Sehingga kemampuan anak untuk menerjemahkan berbagai jenis konten bisa terasah dengan baik.

Memulai Perkenalan dengan Konten-Konten Sederhana

Saat ini banyak sekali konten sederhana yang cocok untuk anak-anak usia balita. Konten berupa game akan membuat anak-anak lebih tertarik mempelajarinya. Pastikan bahwa ada sisi edukatif yang bisa diperoleh dari konten yang ada di smartphone Anda. Anak-anak tentu suka memainkan game yang berhubungan dengan pengenalan warna, binatang, dan benda-benda lain yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Membatasi Waktu Penggunaan Smartphone untuk Anak

Sebaiknya anak-anak tidak menggunakan smartphone terlalu lama. Anda bisa membatasi penggunaan smartphone selama maksimal 15 menit bagi anak-anak usia balita. Penetapan batasan ini akan membuat anak-anak tidak mudah ketergantungan terhadap smartphone. Anda pun akan lebih mudah mengarahkan anak-anak untuk melakukan aktivitas lain yang tak kalah bermanfaat.

Anak-Anak Harus Selalu Didampingi

Jangan pernah menjadikan gadget sebagai baby sitter bagi anak. Sebab keberadaan smartphone tak dapat menggantikan waktu berkualitas Anda bersama si buah hati. Anda harus selalu mendampingi anak-anak ketika menggunakan smartphone. Sehingga Anda bisa memberikan bimbingan yang tepat sesuai usia anak.

Menggunakan Smartphone Secara Bergantian

Jika Anda sudah memiliki dua orang anak atau lebih, berarti Anda harus mengajarkan prinsip toleransi kepada anak-anak. Usahakan agar anak menggunakan smartphone secara bergantian dengan kakak atau adiknya. Kecenderungan untuk mengakses smartphone dengan durasi berlebihan pun bisa diminimalkan.

Membiasakan Anak Mengakses Smartphone di Ruang Keluarga

Komitmen untuk menggunakan smartphone dengan cara yang benar harus dimulai sedini mungkin. Termasuk mengenai kebiasaan menggunakan smartphone di ruang keluarga. Dengan demikian, risiko penyalahgunaan akses konten yang tak sesuai usia anak pun dapat dicegah. Anda dan anggota keluarga lainnya pasti lebih udah membimbing anak yang mengakses smartphone di ruang keluarga.

Smartphone Tak Boleh Mengganggu Interaksi Sosial

Interaksi sosial harus menjadi prioritas bagi anak. Jangan biarkan anak terlalu asyik menggunakan smartphone sampai enggan bermain dengan teman sebayanya. Anak-anak senantiasa membutuhkan interaksi sosial supaya kemampuan komunikasinya bisa berkembang dengan baik.

Jangan Memberikan Smartphone Mahal untuk Anak

Anak-anak tidak membutuhkan smartphone mahal untuk mendukung kebutuhannya. Smartphone kelas low end sudah lebih dari cukup untuk anak. Memberikan smartphone mahal untuk anak hanya akan memicu gaya hidup hedonisme. Buah hati Anda harus tahu bahwa penggunaan smartphone mesti disesuaikan dengan kebutuhan, bukan hanya untuk sekadar bergaya.

Pengalaman buruk tentang anak-anak yang kecanduan smartphone akan menjadi pembelajaran berharga bagi Anda. Bahwa Anda mesti ekstra cermat memperkenalkan manfaat smartphone kepada buah hati. Niscaya hal ini akan membuat anak-anak memperoleh manfaat teknologi secara maksimal. Jangan sampai smartphone malah mengganggu tumbuh kembang dan kemauan belajar si kecil.