Teknologi Tepat Guna – Akan menjadi strategi pembangunan desa yang sangat ideal bila pemerintahnya berhasil menyertakan masyarakat dalam pembangunan desa tersebut. Pembangunan desa yang melibatkan masyarakat sendiri tidak harus berupa hal yang memberatkan dan menyulitkan masyarakat, namun cukup dengan melibatkan mereka dalam mengembangkan TTG atau teknologi tepat guna.

Salah satu desa di lampung sudah memulai upaya untuk memperbesar perkembangan usaha desa dengan menggunakan teknologi tepat guna. Masyarakat pun sudah diperkenalkan dengan konsep-konsep TTG, dan menyampaikan pada mereka bahwa TTG merupakan alat yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kegunaannya dan dirancang dengan cara tradisional.

Teknologi Tepat Guna
                                                         Teknologi Tepat Guna

Tentunya, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat TTG ini adalah berupa alat yang sederhana saja, sehingga akan sesuai dengan prinsip TTG dan bisa bersahabat dengan masyarakat maupun lingkungan. Pendanaan untuk kegiatan ini pun menggunakan dana desa yang sudah dialirkan ke desa tersebut oleh pemerintah.

Dana desa ini dialokasikan untuk mendukung masyarakat dalam membaurkan diri dengan teknologi tepat guna. Selain masyarakat bisa melek dengan teknologi, usaha mereka pun akan semakin dipermudah dengan adanya beberapa teknologi sederhana yang baru ini.

Ada beberapa fokus kegiatan masyarakat yang dibantu dengan adanya teknologi tepat guna ini, salah satunya adalah penggilingan padi. Sebagai negara agraris, tentunya negara Indonesia harus mempunyai inovasi yang selalu diperbaharui untuk mencapai Indonesia sebagai negara yang maju di bidang agraria.

Selain penggilingan padi, ada pula beberapa teknologi lain seperti peraut kelapa, aat sangrai kopi, pompa air, dan beberapa alat serupa lainnya. secara garis besar, alat yang dikenalkan pada para masyarakat ini memiliki kaitan yang erat dengan kegiatan pertanian. Dengan menggunakan teknologi tepat guna seperti ini, maka kegiatan pertanian pun bisa semakin lancar dengan dibantu oleh beberapa teknologi sederhana yang bisa mempercepat produksi.

Jika produksi sudah bisa dipercepat dengan TTG dan mencapai perkembangan yang menanjak dengan baik, maka seolah sudah dapat dikatakan bahwa Indonesia telah memulai pergerakan baru.