Tidak hanya populer dalam dunia bisnis, qnet indonesia juga memberikan kontribusi untuk pendidikan. Qnet memberikan program untuk mendukung pendidikan non-formal kepada anak-anak Indonesia. Program pendidikan yang diadakan bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih baik untuk anak-anak muda Indonesia. 

Qnet Indonesia
Qnet Indonesia

Kampanye anti bullying

Filosofi bisnis Qnet adalah raise yourself to mankind, yang juga merupakan filosofi dasar Mahatma Gandhi. Dalam rangka memperingati hari kematian Mahatma Gandhi. Qnet Indonesia mengadakan sosialisasi anti bullying pada Yayasan Sahabat Anak. Sosialisasi anti bullying ini bertujuan memberikan pemahaman pada anak-anak tentang bahaya dan dampak bullying pada pelaku dan juga korban. Dengan diadakannya sosialisasi ini diharapkan intensitas bullying bisa berkurang. Sehingga anak-anak bisa menjalin persahabatan yang sehat dengan teman dan juga orang lain. Sosialisasi anti bullying ini juga diharapkan bisa memberikan pengarahan agar anak-anak tidak bercanda yang berlebihan sehingga mengarah pada bullying. 

Akademi Manchester City 

Program pendidikan Qnet Indonesia yang lain adalah Akademi Manchester City. Seperti namanya, program yang satu ini adalah mengirim anak-anak muda bertalenta untuk belajar sepak bola langsung dari Manchester, Inggris. Manchester City adalah salah satu klub sepak bola yang disegani dan menjadi tempat yang sempurna untuk menimba ilmu. Peserta akademi dipilih berdasarkan audisi yang diikuti oleh ratusan anak. Tujuh anak yang terpilih berkesempatan untuk terbang langsung ke Manchester dan belajar teknik sepak bola langsung dengan ahlinya. Selain belajar teknik sepak bola, peserta juga belajar cara berkomunikasi di dalam dan luar lapangan. 

Disamping belajar sepak bola, peserta akademi juga dibekali dengan kelas Bahasa Inggris. Hal ini karena peserta juga wajib mengikuti program bebas yang diadakan pada malam hari. Program bebas ini memberikan kesempatan pada peserta dari Indonesia untuk berteman dengan peserta lain dari negara lain. Tidak heran bila peserta dibekali dengan kelas Bahasa Inggris agar komunikasi menjadi lebih mudah.